Ketupat Jembut khas Syawalan di Semarang

Ketupat Jembut khas Syawalan di Semarang
Ketupat Jembut khas Syawalan di Semarang

Ketupat Jembut khas Syawalan di Semarang.

jika di Amerika ada tradisi perayaan Halloween tiap tanggal 31 oktober dimana anak-anak akan berkeliling dari rumah ke rumah dengan pakaian seram dan hantu untuk mendapatkan permen, maka di Semarang tepatnya kampung Jaten Pedurungan juga ada tradisi lebaran ketupat/ syawalan tiap tanggal 7 bulan syawal dimana anak-anak akan keliling kampung dari rumah ke rumah untuk mendapatkan Ketupat Jembut khas Syawalan di Semarang.

tradisi syawalan di kampung Jaten Pedurungan Semarang sangat khas dengan adanya hidangan yang disebut kupat jembut atau kupat jenggot. berupa ketupat yang dibelah tengahnya dan diisi dengan taoge bumbu gudangan (dari parutan kelapa) kemudian dikembalikan ke bentuk segi empat lagi (lihat foto). serunya ketupat jembut ini dibagikan ke anak-anak yang akan keliling dari rumah ke rumah di pagi hari. memang tidak semua rumah membuat Kupat jembut ini, jadi rumah yang membuat Ketupat Jembut khas Syawalan di Semarang akan memanggil rombongan anak-anak yang keliling untuk mampir. dan biasanya anak-anak ini sudah siap dengan tas plastik besar untuk membawa Ketupatnya.

penampakan Ketupat Jembut khas Syawalan di Semarang

sebenarnya lebaran ketupat banyak menjadi tradisi di daerah lain seperti daerah kaliwungu, kendal. di Kaliwungu bahkan lebih meriah karena dirayakan secara besar-besaran di alun-alun. dan menunya pun bermacam-macam, ada yang menggunakan ketupat dan sayur lodeh (sayur santan dari nangka muda). ada juga yang menggunakan ketupat dan opor ayam sama seperti lebaran.

namun khas di kampung jaten adalah kombinasi ketupat dengan sayur taoge bumbu gudangan. kadang pemberian ketupat ke anak-anak ini juga dibarengi angpao per anak RP. 2000,-. sehingga suasana tambah meriah karena orang-orang tua juga ikut melihat, meramaikan dan saling berbagi ketupat terutama yang untuk rumah-rumah yang tidak membuat ketupat ini. acara keliling dimulai pagi-pagi sekali jam tujuh pagi sudah selesai kelilingnya tinggal pulang ke rumah masing-masing untuk menikmati ketupat jembut ini. jadi kalau ada anak yang terlambat bangun dan menyusul, biasanya orang-orang tua akan menyuruh cepat-cepat menyusul rombongan.

pengen nyicip Ketupat Jembut khas Syawalan di Semarang? silakan datang tahun depan…

 

About Arief B. Muttaqien 79 Articles
orang biasa, yang biasa saja, biasa jalan-jalan, biasa makan..pokoknya biasa lahh.. tapi tetap LUAR BIASAAA

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*