Kolam Koi Berwarna Hijau, BisakahTanpa Harus Menguras?

kolam koi berwarna hijau

Kolam koi berwarna hijau? problem ini sangat sering terjadi di kolam ikan koi kesayangan kita. Langkah sederhana yang biasanya dilakukan terutama oleh pemula adalah menguras kolam, bukan? bahkan saya sendiri pernah melakukan hal tersebut dengan menguras menyisakan 20% air kolam, tapi cuma bertahan beberapa hari saja, dan air kolam kembali menghijau royo-royo.

Saking sebalnya, saya akhirnya menguras total air kolam, ganti filter penyaring, dan tetap saja hanya bertahan beberapa hari sebelum air dengan sukses berubah menjadi hijau… sedih kan, berkali-kali mengisi air kolam berukuran 7 ton hanya untuk kembali melihat airnya kembali menghijau.

kolam koi berwarna hijau

Memelihara ikan koi adalah untuk dilihat keindahan warna sisiknya, gerakan berenangnya yang menenangkan hati. Nah, kalau kolam menghijau apa yang mau dilihat, bukan? Alga hijau ini tumbuh subur terutama di kolam yang terpapar langsung sinar matahari, dan bisa juga karena kandungan amonia di kolam tinggi. Yang terjadi di kolam saya adalah karena paparan langsung sinar matahari, sih..

Karena penasaran saya buka chamber terakhir penyaringan, dan ketemu satu lampu yang mati. Ternyata itu adalah lampu UV (Ultra Violet) yang berfungsi sebagai sterilizer pembunuh alga yang membuat warna air menjadi hijau. dari informasi hasil penelusuran di internet mengenai manfaat lampu utra violet ini didapatkan beberapa kesimpulan:

  1. Lampu Ultra Violet (UV) merupakan cara ampuh dan mudah dalam membasmi alga hijau ini dan membuat air kolam menjadi kembali jernih. Bisa dilihat perbandingan kualitas air yang ada di foto, sebelum diganti dengan lampu UV baru dan setelah penggantian dengan waktu sekitar 4 hari air kembali jernih.
  2. Perhitungan dasar dalam menghitung daya lampu UV yang dibutuhkan adalah 1 ton air kolam membutuhkan 4 watt lampu UV. Artinya jika seperti kolam saya yang berkapasitas 7 ton membutuhkan minimal 28 watt. Karena ukuran 28 watt tidak ada di pasaran, bisa naik ke 30 atau 35 watt atau turun ke 25 dan 20 watt. Disarankan untuk memilih watt lampu UV yang lebih besar dari kebutuhan kolam dibandingkan dengan memilih ukuran yang kurang dari kebutuhan. memangnya tidak bisa kalau dibawah kebutuhan? Jangan khawatir masih bisa berfungsi kok.. hanya tentunya jika air kolam sudah telanjur menghijau dan sudah pekat, butuh waktu lebih lama untuk proses penjernihannya.
  3. Lampu UV ini mempunyai rata-rata lifecycle 10.000 jam. Pengalaman di kolam saya, lampu UV yang mati duluan. jadi yang saya lakukan adalah mematikan lampu UV setelah menyala selama satu minggu, tapi pastikan kolam sudah jernih,yaa.. Ketika kolam sudah menunjukkan tanda-tanda bakal menghijau, segera nyalakan lampu UV kolam.
  4. Harga lampu UV sangat terjangkau dan sangat value for money. Saya menggunakan lampu UV merk Sakkai Pro 35 watt harganya 300ribu rupiah dan dalam 3-4 hari kolam sudah jernih kembali.
  5. ada 2 jenis lampu UV, submersible UV lamp alias lampu UV yang dicelupkan di chamber, dan ada yang berbentuk tabung dimana aliran air dimasukkan ke tabung tersebut dn didalam tabung sudah terpasang lampu UV nya. jadi ada aliran in-out untuk airnya. Saya menggunakan lampu UV model celup karena gampang dalam proses penggantian jika suatu saat lampu tersebut mati, dan biasanya yang punya daya tinggi dan cocok untuk kolam koi yang mempunyai chamber filter adalah model submersible alias celup.
  6. Berhati-hati dalam memasang dan menyalakan lampu UV ini, karena sinar ultra violet mempunyai daya perusak untuk mata kita, dan juga tidak boleh ditempatkan langsung di kolam bersama ikan koi, karena radiasi ultra violet akan berbahaya untuk ikan. Karena tujuan pemasangan lampu UV adalah untuk sterilisasi, letakkan lampu UV ini di chamber terakhir sebelum air dialirkan ke kolam. chamber terakhir biasanya hanya berisi air yang sudah tersaring, berbeda dengan chamber sebelumnya yang berisi media penyaring, zeolit, dan bioball yang sudah terbentuk koloni bakteri baik pengurai kotoran. Dikhawatirkan jika dipasang di chamber tersebut radiasi sinar UV akan ikut membunuh bakteri baiknya, walau pun ada yang berpendapat radiasi sinar UV aman untuk bakteri-bakteri baik tersebut.
  7. Setelah memasang lampu UV pastikan juga chamber berisi media penyaring sesuai dengan kapasitas kolam, dan tentunya perputaran air kolam per jam sudah mencukupi. jika syarat tersebut tidak terpenuhi, maka lampu UV tidak akan berfungsi secara optimal.

Setelah menerapkan pemasangan lampu UV semoga keluhan kolam koi berwarna hijau bisa terselesaikan ya, braders dan sisters.. Selamat mencoba!

About Arief B. Muttaqien 85 Articles
orang biasa, yang biasa saja, biasa jalan-jalan, biasa makan..pokoknya biasa lahh.. tapi tetap LUAR BIASAAA

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*