Riset trend, Bagaimana memastikan produkmu dikenali Google

riset trends

Riset trend, merupakan kata yang cukup menjadi momok bagi para pelaku UMKM dalam memasarkan produknya di dunia digital karena berkaitan dengan data dan angka.

Namun suka tidak suka kita harus suka, karena keberhasilan kita di dunia digital sangat bergantung pada riset. Kesalahan dalam melakukan riset, atau bahkan tanpa menggunakan riset akan membawa produk kita ke arah pemasaran yang salah. Salah arah dipastikan akan timbul boncos atau kerugian karena sudah melangkah namun tidak menghasilkan apa pun.

Baca juga : Ramadan di mata Google, dan optimasinya

Bagaimana melakukan riset yang simple namun bisa menggambarkan kata kunci yang tepat? Ada beberapa alat yang bisa digunakan. Namun yang biasa digunakan sebagai tahap awal adalah Google Trends. Web-based tools milik Google yang bisa digunakan secara gratis dan mudah.

Google Trends pada prinsipnya memberikan informasi seberapa banyak suatu kata kunci dicari di penelusuran. Angka yang disajikan berupa range 0 -100 dimana 100 adalah nilai tertinggi. Data bisa dilacak mulai dari 1 hari sebelumnya (untuk indonesia) hingga ditarik mundur ke 2014.

Nah, untuk menentukan kata – kata kunci yang akan dicek di Google Trends bagaimana?

aturan pokok dalam menentukan kata kunci adalah Kita menyediakan solusi bagi kebutuhan pelanggan, artinya kita harus berpikir apa yang sesungguhnya pelanggan butuhkan. Berpikir jika kita adalah konsumen produk kita apa yang akan kita ketikkan di penelusuran kalau sedang mencari produk tersebut?

Untuk membantu riset trend tersebut kita bisa lakukan hal kecil bernama “Ask the Audiences”. Tanyakan pada orang-orang disekitar kita, bisa suami/istri, keluarga, saudara, tetangga, teman, atau pelanggan loyal kita. dari hasil itu kita kerucutkan menjadi maksimal 5 terbanyak kata kunci yang dipilih, dan 5 kata kunci tersebut dibawa ke Google Trends.

Salah satu fitur yang saya sukai di Google Trends adalah ada fitur pembanding kata kunci dengan maksimal kata yang dibandingkan 5 buah. Dengan Fitur ini, kita bisa langsung melakukan perbandingan mana kata kunci yang terbanyak dicari orang di penelusuran.

seperti ilustrasi diatas, ketika kita membandingkan 2 kata yang sejenis, terlihat kacang thailand (warna merah memiliki garis grafik yang lebih tinggi dibanding dengan kata kacang bangkok. sehingga sebagai langkah awal, kita bisa memilih kata “kacang thailand” untuk produk tersebut.

Tentu Google Trends tidak hanya berhenti di situ saja. Ada beberapa data yang lebih detail yang disajikan, dan akan dibahas di artikel berikutnya.

About Arief B. Muttaqien 86 Articles
orang biasa, yang biasa saja, biasa jalan-jalan, biasa makan..pokoknya biasa lahh.. tapi tetap LUAR BIASAAA

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*